Selasa, 22 Januari 2013

Semangat dan Motivasi...???

Yaaaah tak disangka akhirnya malah tiba-tiba masuk ke form pembuatan postingan baru di blog, padahal sedari awal rasanya tak ingin membuat postingan dulu untuk malam ini, selain karena memang cukup lelah setelah sedari kemaren menyelesaikan urusan Kerja Praktek dan sekalian konsul ide TA, disambung lagi perjalanan dari Banjarbaru menuju Rantau ditemani iring-iringan hujan, dan sedari tadi pagi rumah Nenek juga sudah dipenuhi orang-orang karena memang disana sedang ada acara, acara yang akhirnya menuntun saya, ibu dan adik saya bergegas menuju Kota Rantau Kota kelahiran saya itu kemaren, acara selesai menjelang tiba waktu Ashar dan setelah itu kami-pun bergegas untuk balik ke Banjarbaru. Dalam perjalanan memang ada hal menarik yang rasanya ingin segera dipublikasikan di blog tapi yaah begitulah, inspirasi yang tak segera dituliskan dapat mengurangi semangat menulis ketika waktu menulis itu ada. *bingung sendiri*

Di rumah sembari beristirahat, saya coba googling tentang semangat dan motivasi yang memang saya perlukan saat ini. Yaaah sebagai mahasiswa yang kayaknya sudah mencapai tingkat akhir a.k.a semester akhir untuk segera menggarap dan melahap TA saya benar2 memerlukan semangat dan motivasi diri untuk pengerjaannya, berhubung juga tenaga saya cukup terkuras selama perjalanan pulang tadi jadi niat hati untuk meningkatkan kadar semangat dan motivasi dalam diri dulu saja malam ini..haha, Setelah cukup lama akhirnya saya temukan sebuah kesimpulan sederhana yang semoga karena kesederhaannya tetap erat dalam benak dan pikiran saya..Aamiin.. *kemudian nyanyi lagu Tak Lekang Oleh Waktu* 

Semangat dan Motivasi itu tak perlu "diledakkan" tapi "dibakar" dan "dipelihara" sedemikian rupa..
Kenapa..???
Ibarat kembang api malam tahun baruan yang begitu diledakkan akan menampilkan yang orang bilang sih keindahan dan begitu menggoda mata untuk menatapnya, perhatikanlah anak kecil ketika menatapnya, mereka begitu terpana dan bahkan terlihat riang gembira dengan sangat bersemangat. Selain mudah dilihat karena dia tampak di langit juga memudahkan hal-hal lain seperti dengan mudahnya dompet seseorang menipis atau dengan mudahnya 'membakar' isi dompet seseorang.. Bagi saya pribadi begitu pula jika kita "meledakkan" semangat & motivasi yang kita dapat, Jika Anda pernah membaca tulisan2 motivasi dari motivator handal atau ketika Anda mengikuti seminar motivasi yang luar biasa, saya yakin begitu besar semangat motivasi yang didapat sehingga gelora dan semangat begitu meledak2 saat itu,, Ya, Saat itu !!! Berapa hari itu bertahan,? Apakah keesokan harinya setelah bangun tidur rasa gelora motivasi sebelumnya masih sama besar?? Belum tentu bahkan kadang semakin mengecil..

Bagaimana jika kita tinggalkan acara ledak2annya menuju bakar-bakaran.?

Masih dalam tema tahun baruan (entah kenapa jadi ngebahas tahun baru yaa padahal tanggal yang katanya tahun baru itu udah lewat beberapa minggu yang lalu). Jika ada orang2 yang menghabiskan malam tahun baruannya dengan ngeledak-ledakin kembang api, ada juga orang-orang yang lebih memilih untuk kumpul-kumpul dan kemudian bakar2 jagung.. Tau kan maksud saya..??
Yaa, ketika kita ingin membakar jagung, kita kudu menyiapkan kayu bakar dan korek yang kolaborasi antar keduanya akan menghasilkan api kecil pada sebatang korek yang kemudian dipindahkan menuju kayu, api ini tentunya akan semakin cepat besar ketika dikolaborasikan lagi dengan minyak tanah. Yaaah teori ini nenek2 yang doyan ngerumpi juga tau. Hal ini memang prosesnya lebih lama dibanding meledakkan kembang api, tapi efek sampingnya selain menimbulkan rasa cukup kenyang di perut nantinya juga dapat menimbulkan kedekatan yang mendalam terutama bagi yang lagi PDKT,,eeiittss tapi kan biasanya yang kena tugas bakar-bakar ini kan para cowo??? Jadiiii..??? Sengaja tidak saya lanjutkan kata-kata ini biar pembaca yang menyimpulkan apa jadinya jika ada sesama Cowo yang bertugas membakar jagung lagi PDKT* #KemudianMerinding
Langkah awal ini dilakukan demi sebuah tujuan yaitu membuat bara api, yang konon katanya ini panas :D .. Maksud saya entah cuma di lidah saya aja jagung yang dibakar dengan bara api itu lebih pas dan enak di lidah dibanding jagung yang dibakar di atas api. dan untuk menjaga bara api tetap menyala perlu dikipas2,,
Naaah begitulah semangat & motivasi itu, perlu proses yang lebih lama tetapi dapat mengubah bahan mentah yang bisa mentransformasikan keadaan yang sebelumnya D menjadi A (perasaan kaya nilai kuliah deh) dan pastinya ini ke arah yang lebih baik. Semangat & motivasi kadang kala memang berkurang jika tidak dijaga maka untuk menjaganya kita perlu 'menjaganya' dengan memberikan angin kesegaran atau menambah bahan bakunya. Ya, kita tidak sekedar bisa 'membakarnya' tetapi juga mesti bisa 'memeliharanya'.

Semoga Bermanfaat (^_^)


;